Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Juni 24, 2009

museum bank mandiri
















Jalan-jalan dihari minggu memang asoy. Minggu ini giliran Museum bank Mandiri. Tempatnya persis didepan beos, stasiun kereta api. Gak susah untuk cari lokasinya kok. Pertama masuk harus bayar karcis masuk dan menitipkan barang bawaan di loker dahulu lalu langsung menjelajah ke museumnya.

Koleksi museumnya jangan ditanya, dari mulai bermacam-macam stempel, mesin tik, blangko, form deposito, buku besar bank yang super tebal semua lengkap disusun rapi di kotak kaca. Bahkan diselasar yang menghadap ke jalan raya pun dipenuhi foto-foto sewaktu zaman dulu. Aula depan yang memang bekas bank sangat luas hanya diterangi lampu remang-remang. Suasana dirasakan tidak nyaman walaupun pengunjung terlihat dibeberapa tempat. Pintu-pintu besi untuk tempat penyimpanan uangpun terlihat masih bagus.

Beranjak ke selasar dalam menuju lantai atas kami menemukan lift yang masih dapat dipakai. Wc pun walaupun kelihatan kuno masih dapat digunakan. Dihalaman dalam banyak orang berkumpul mengadakan acara. Memang gedung ini dapat disewa untuk bermacam-macam kegiatan.

Menuju lantai atas ada aula, perpustakaan dan ruangan-ruangan yang tidak bisa semuanya dilihat. Diruang numismatic ada koleksi berupa coin dan uang kertas zaman dulu. Rasanya saya juga pernah menyentuh sebagian dari uang kertas yang ada disana. Uang tersebut peninggalan ayahnya nenek saya. Tapi sekarang entah raib kemana. Diruang ini rasa tidak nyaman semakin menjadi. Apalagi setelah mendengar suara yang berderak-derak di luar ruangan yang menembus diruang tersebut. Suaranya malah semakin ribut. Kami memutuskan untuk melihat asal suara tadi yang ternyata berasal dari selasar dibelakang gedung. Dan ternyata suara yang berderak itu adalah suara plastik kerai jendela atau apalah yang sudah copot dan menghantam dinding. Tetep aja bikin seram. Apalagi setelah melihat pengumuman dilarang melintas didaerah itu plus dipagari dan digembok. Hiyyyyyyyyyyyyy.....ya mungkin kami aja yang parno, bisa aja kan di bagian itu memang lagi direnovasi. Sok silahkan yang mau coba...tapi emang bikin meriang sih.

Dibagian gedung paling bawah ada diorama berupa foto-foto dan juga barang koleksi museum. Sayang tempatnya panas dan pengap. Kami gak berlama-lama ditempat ini. Pas mau pulang kami menemukan kaca patri museum yang terkenal itu. Bagus banget walaupun gambarnya buat saya sih lumayan mistik.

Jam 3 sore museum tutup. Kami sempat berbincang dengan petugas menanyakan soal agenda jalan-jalan yang diprakarsai museum bank mandiri. Kami pun pulang dengan perasaan deg-degan plus gak puas juga karna waktu kunjung yang singkat.


1 komentar:

  1. I've been there..pas mo liat Sovi pentas balet pas World Book Day..
    t4 antik n suasana nya bkn ngantuk..hehehe..
    seru jg sih klo bs ikutan commuter yg suka jln2 di kota tua..
    tp sayang fotographer ku dah ga sama aku lg..hiks3..

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...