Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Juli 15, 2013

tour de resor pangrango, sukabumi

 
 
 
 
 
 
 
 
 

Resor Pangrango adalah hotel terbaik yang ada di kota Sukabumi. Dikelasnya yang berbintang 3, untuk ukuran kota kecil sudah bagus. Berdiri di daerah Utara kota Sukabumi. Dapat dicapai dengan angkot no. 10 jurusan Kaler ( Utara ) yang berwarna merah, kurang lebih 1/2 jam perjalanan.

Kali ini gue gak nginep, hanya tour de hotel melihat keseharian pekerjaan dari Receptionist, Kitchen Staff & Room Boy.

Zaman gue SD, gue ikutan les berenang sama Ko Chan-chan, dan tempat les-nya di kolam renang Pangrango ini. Dulu, tempat ini belum sebagus sekarang, masih banyak pohon pinus dengan saung-saung untuk ngadem dan masih terbuka untuk umum. Sepuluh tahun terakhir sudah tertutup hanya untuk pengunjung hotel saja, jadi kalau mau ke sini ya harus jadi tamu hotel dulu.

Sebenernya ini kali kedua gue maen ke Resor Pangrango. Beberapa waktu lalu gue anter temen SMA nginep di hotel ini. Kalo malem tuh dingin banget sampai berkabut.

Kamarnya berbentuk bungalow. Untuk harga kamar yang paling murah adalah kamar type Mawar dengan kisaran harga IDR 650.000,- lengkap dengan ruang tamu sederhana untuk 2 orang. Sedangkan untuk harga kamar yang paling prestis adalah kamar Anggrek Deluxe yang dibandrol IDR 1,6 juta/ malam terdiri dari twin bed dan double bed untuk 4 orang.

Yang paling menarik dari tour ini adalah gue sempet lihat ke ruang laundry. Emang biasa aja sih, ada mesin cuci segede gaban dan petugasnya yang lagi ironing. Jadi inget cara ngitung Par Stock di Kampus. Rumusnya : Jumlah kamar x Jumlah sheet yang dipakai x par stock. Par stock digunakan untuk menghitung persediaan linen di suatu hotel dengan anggapan 1 linen sudah terpasang di kamar, 1 lagi di laundry dan 1 lagi untuk cadangan.

Pas lagi ngecek ke kamar, sempet liat linen yang masih bernoda tapi tetep dipakai juga. Dan kata si Room Boy, bed-nya gak pernah dijemur kecuali kalo basah saja. What? Sesekali sepertinya harus kali ya, walaupun gue juga gak tau pasti kapan waktunya. Mungkin kalo pas low season kali ya, cuman gimana caranya? Apakah bed-nya bertebaran gitu deket kolam renang? Ahahaha....

Room yang menarik lainnya yaitu room housekeeping, di mana mereka mempunyai catatan room yang terisi atau kosong dan yang sudah atau belum diberi linen. Hmm interesting sih. Namun kalau sudah komputerisasi sih sepertinya gak perlu begituan, semua sudah otomatis. 

Oya, linen itu gak cuman seprai semata, tapi termasuk towel, hand towel juga face towel. 

Karena isu eco environment, yang tadinya pakai 3 sheet, hampir di semua hotel sekarang hanya memakai 1 sheet dengan 1 duvet. 

Walaupun namanya tour de hotel, kalo cuman pengenalan dan gak ngerjain sendiri gak akan bisa kalau disuruh praktek

Jam makan siang tiba dan kami ikut table manner. Setelah itu, kami sekedar intermezo saja dengan bagian Reception.

Sekedar saran saja, pada bagian Reception harus dipakai kamera CCTV untuk pengamanan. Untuk sistemnya sendiri kalo bisa dibikin komputerisasi pasti lebih nyaman buat usernya. Yang terakhir, karena resor ini di daerah pegunungan yang banyak serangga seharusnya ada turn dawn service di mana di setiap kamar pada sore harinya harus dipasangi obat pengusir serangga.

Anyway, buat gue pribadi sih, tour ini lumayan penting dan gue berharap ilmu yang gue dapat bakalan berguna besok nanti.

Thank you Resor Pangrango.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...