Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Desember 30, 2013

cerita pohon natal episode icy blue


Awal bulan November kemaren, gue udah niat banget cari-cari pohon natal baru buat di rumah. Tujuan utamanya ke Ace Hardware di Bandung.  Tanpa disangka-sangka, gerai pernak-pernik Natal udah siap sedia.  

Seperti yang udah bisa diduga, harganya emang fantastis tapi barangnya emang keren-keren. Jadi gak rugi lah ya. Cuman untuk taun ini sepertinya gak banyak pilihan. 

Pohon Natal warna putih emang jadi inceran gue, bosen kan dari waktu kecil pohonnya ijo aja. Suasana baru lah. Yang nyebelin, pohon warna putih lebih mahal daripada warna ijo. Jadinya otak kiri dan kanan jadi gak sinkron.

Soul mate pengennya gue beli warna putih, akhirnya setelah jeda beberapa saat di otak, akhirnya gue pilih pohon warna putih. Kebetulan ornament pohon Natal warna putih udah tersedia dalam warna putih, bening dan silver. Sepertinya tema pohon Natal tahun ini udah tau yaitu Icy Blue. Warna birunya tinggal nyari dari lampu sorot. Sip dah pokoknya.

Hari Natal-nya sendiri sekarang ini udah jadi konsumsi universal bahkan di negara yang mayoritasnya bukan Nasrani sekalipun. Saat ini Natal dirayakan di seluruh dunia. Kemeriahannya bukan cuman di komunitas terkecil yaitu keluarga tapi mal-mal besar pun udah gegap gempita menyongsong hari Natal yang jatuh di bulan terakhir itu. Dari dekor yang cantik sampai dengan discount yang ditawarkan sangatlah menggoda. 

Dunia ini hanya menawarkan keindahan sesaat tanpa tau dan mengerti apa sih sebenarnya hari Natal itu. Natal diperingati umat Nasrani sebagai hari kelahiran Yesus Kristus. Dia lahir di kandang domba di kota Betlehem dari seorang perawan Maria. Dia juga adalah Tuhan yang akan menyelamatkan dunia dan menghakimi kita nanti setelah kita mati. Mati untuk hidup kekal ataupun mati untuk yang kedua kalinya.

Natal bukan hanya sekedar mendekor rumah menjadi cantik dengan nuansa merah dan hijau. Tapi Natal seyogyanya menjadi penyemangat hidup kita yang percaya padaNya untuk memperbaharui hidup kita yang telah lalu menjadi lebih baik. Hidup di dunia ini sangatlah singkat, kita diingatkan untuk terus berusaha menjadi anakNya yang terbaik. Kekurangan pasti selalu ada, tapi gue percaya kekurangan itu akan disempurnakan oleh Allah Bapa sendiri.

Gak ada yang salah merayakan Natal dengan cara apapun selama kita mengerti makna di hari yang suci itu. Kehangatan hari Natal bersama keluarga dan orang yang kita sayangi menjadi yang terpenting. Gue gak bisa lupain muka ceria Babeh & Mom waktu acara buka kado dari gue.  Bahkan puppy gue juga gak lupa gue kasi hadiah. Mumpung semuanya masih ada & lengkap. Ketika mereka nanti akhirnya dipanggil Bapa pulang, gue bisa menerima dengan ikhlas walaupun masih belom bisa bahagiain sepenuhnya. 

Pohon Natal putih dengan lampu yang juga berwarna putih plus origami burung warna-warni di pojok ruang tamu menjadi saksi kalau kami saling menyayangi.  

Gak lupa, gue juga mengucapkan banyak terima kasih sama soul mate gue tercinta yang udah bantu pilih-pilih ornament plus bantu bawain hihihi…

Walaupun sepertinya udah terlihat cantik, masih aja ada yang kurang. Lampunya harus yang kabelnya warna putih belom lagi top of the tree-nya nemu secara kebetulan dan terakhir nemu lampu sorot biru seperti yang gue inginkan di kota Solo. Gue sampe takjub sendiri kok bisa nemuin ya…

Dan akhirnya gemebyar Natal pun usai. Dalam beberapa hari sepertinya harus diberesin. Yang nyebelin pastinya beres-beresnya itu. Hmmm…sepertinya sama malesnya dengan packing kalo mau travelling deh.  Hahaha…

Merry Christmas, everyone. And God bless you abundantly. Hopefully next year is better than before. Happy bday Jesus…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...